lagi,
kembali terkilas bagaimana ia melukiskan hari - harinya yang bermakna
senyum simpul yang selalu melengkung membentuk sabit menujuku
sepasang mata bola penuh cinta yang selalu menatap kearahku
kembali,
kenangan menguntit tenangku
ia kembali memeluk dunianya yang sudah kubiarkan berpenghuni
ia kembali untuk empat tahun-nya yang belum terselesaikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar